4 Produk yang Harus Dihindari Dropshipper

Menjadi dropshipper memanglah mudah , anda tidak perlu stok barang dalam jumlah banyak sehingga tidak perlu repot memikirkan modal bahkan bisa dijadikan penghasilan tambahan bagi mereka yang tidak memiliki beban berat di tempat bekerja . Akan tetapi , pemilihan produk untuk dropshipper merupakan proses rumit yang nantinya berpengaruh pada hasil keuntungan yang didapatkan sehari-hari atau perbulan . Umumnya dropshipper pemula memilih fashion sebagai produk pertamanya untuk memulai bisnis rumahan yang mudah dijalankan ini , tak salah memang menjadikan fashion sebagai produk pertamanya dalam dropshipping lantaran fashion merupakan kebutuhan pokok manusia .

Setelah anda memilih fashion baik fashion pria atau fashion wanita , dengan asumsi seorang pria menjual fashion pria , sedangkan wanita menjual fashion wanita , setelah satu bulan lamanya anda mulai bergumam “kok belum dapat penghasilan dari produk ini , berarti ini produk tidak punya peminat alias sepi” boleh berasumsi demikian , namun sebelum anda menyatakan pernyataan tersebut ada baiknya anda berpikir apakah marketing yang anda jalankan sudah benar ? atau target konsumen yang salah . Atau karena posisi anda sebagai dropshipper dipusingkan dengan masalah klasik transaksi online ? seperti keraguan konsumen tentang anda sebagai penjual online ? atau mereka konsumen yang Cuma PHP (pemberi harapan palsu) ?

Jika anda menjadikan usaha rumahan dropship sebagai penghasilan utama , tentu anda tidak ingin berurusan dengan masalah klasik seperti konsumen meminta ketemuan , konsumen meragukan anda dan sebagainya , maka sebaiknya hindari produk untuk dropshipper jika anda tidak ingin pusing :

1.    Aneka Fashion dan Aksesoris Pria

produk yang harus dihindari dropshipper
kaos oblong

Diurutan pertama ditempati oleh fashion dan aksesoris pria , kenapa berada di peringkat satu ? alasannya sangat jelas , target konsumen dari fashion pria tentu seorang pria berumur 20 tahun hingga 27 tahun atau seumuran mahasiswa hingga belum menikah . Mereka merupakan konsumen anti transaksi online dengan  metode transfer bank , mereka lebih mengutamakan ketemuan hanya untuk membeli celana dalam merk Rider seharga 50.000 rupiah .

Bagi dropshipper yang tidak ingin dipusingkan dengan masalah ketemuan , diragukan oleh calon konsumen sebaiknya hindari produk fashion pria ya .

2.    Fashion dan Aksesoris Wanita

Berbeda dengan pria , wanita justru suka dengan belanja online . Konsumen wanita akan meminta pin bb atau minta dimasukkan ke grup bbm agar bisa memantau produk – produk terbaru sehingga ketika mereka melihat produk yang dirasa cocok , mereka akan membeli atau menanyakan produk tersebut , terserah nantinya mereka Cuma php atau membeli .

Namun masalahnya bukan pada php atau tidaknya , melainkan suplier fashion wanita selalu update katalog produknya dalam rentang yang relatif pendek , sehingga manakala ada konsumen membeli produk A dan ternyata produk A di suplier habis , maka anda tidak mendapatkan keuntungan . Permasalahan pada fashion dan aksesoris wanita ialah update barang yang cepat , konsumen yang rewel .

3.    Elektronik

produk yang harus dihindari dropshipper
bladeless fan
 Umumnya kategori barang elektronik menyasar konsumen pria , tidak perlu elektronik mahal seperti ponsel pintar , laptop atau kamera digital akan tetapi produk elektronik impor dari Cina seperti bladeless fan , setrika mini , kipas angin usb dan lain-lain . Jika anda menjual produk seperti itu jangan kaget jika konsumen yang datang akan menanyakan lokasi dimana , ketemuan dimana dan lain-lain yang intinya konsumen tidak mau transaksi menggunakan transfer bank .

4.    Produk keuntungan kurang dari 20.000

Untuk masalah keuntungan tiap produk memang beragam , ada yang mengatakan harus sekian rupiah , menjual produk dengan nilai jual yang tinggi dan lain-lain . Jika anda seorang dropshipper dan merasa waktu itu sangat penting , janganlah menjual produk yang keuntungannya dibawah 20.000 . Alasannya sederhana , marketing atau cara pemasaran yang anda lakukan untuk barang dengan keuntungan kurang dari 20.000 rupiah dengan barang dengan keuntungan diatas 50.000 rupiah itu sama susahnya , maka dari itu jika usaha yang kita keluarkan sama sulitnya lebih baik memilih produk dengan keuntungan yang tinggi bukan ?

Itulah 4 produk yang harus dihindari dropshipper yang tidak ingin dipusingkan dengan beragam persoalan fenomena belanja online di Indonesia , 4 produk diatas bukanlah bersifat mutlak untuk dihindari , silahkan bagi yang mau mengambil produk diatas . Namun ,bagi dropshipper yang menjadikan penghasilan utama , tentu harus menimalisir permasalahan yang timbul jika menjual produk semacam itu , sedangkan jika anda menjadikan dropship hanya sebagai penghasilan tambahan silahkan saja mau jual apapun boleh .
Previous
Next Post »
Thanks for your comment